Cari Blog Ini

Minggu, 14 Maret 2010


Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum daripada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara kotoran dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya. (QS 16 : 66)

Lantas mengapa kita mengganti minuman murni yang bersih dan mudah dicerna tersebut dengan minuman yang kita tidak tahu lagi isinya ? tidak hanya susu tetapi juga berbagai bentuk soft drink-nya ?



Bayangkan kalau jutaan penduduk Indonesia lebih suka minum susu segar; akan ada pekerjaan bagi berjuta peternak sapi atau kambing perah di Indonesia , keberadaan mereka tidak akan pernah bisa digantikan oleh produsen susu bubuk yang harus impor 70% susu bubuknya dari berbagai negara lain. Bukan saja peternak yang diuntungkan, tetapi juga petani-petani yang menanam rumput dan berbagai makanan ternak lainnya, para loper susu segar dan berbagai kesempatan kerja lainnya.



Kalau kita jadikan gerakan nasional, maka gerakan minum susu segar ini tidak hanya akan menyehatkan badan kita tetapi juga akan menyehatkan ekonomi kita. Sebagaimana kebenaran Al-Qur’an yang kita yakini berlaku sampai akhir zaman, maka minum susu segar (karena di ‘resep’kan di dalam Al-Qur’an) mestinya juga tetap baik dan bermanfaat sampai akhir zaman. Ramuan minuman yang formulanya dibuat oleh Sang Maha Pencipta, pasti lebih baik dari minuman apapun yang formulanya buatan makhluk yang penuh segala macam kelemahan.



Nah sekarang ada produk minuman yang sangat bagus, namanya susu segar; kini tantangannya ada pada pegusaha dan calon pengusaha muslim untuk mewujudkan segala system distribusi, pemasaran, penanganan pasca panen dlsb. untuk menangani produk yang satu ini sehingga dapat kembali menjadi minuman pilihan kita.

sumber:www.geraidinar.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar