Cari Blog Ini
Senin, 15 Maret 2010
RAS SENDURO


jenis kambing seperti inilah yang sedang kami coba kembangkan di peternakan kami.selain di kandang kami sendiri,kami juga bekerja sama dengan beberapa peternak untuk memeliharakan kambing kami ,dengan sistem "paron".
mudah2an program perkambingan kami ini kedepannya dapat lebih mengembangkan sistem usahanya,sehingga niatan kami untuk merekrut rekan2 pemodal nantinya akan benar2 bisa direalisasikan.amin
JUMLAH KALORI DALAM SUSU,DAGING DAN KEJU KAMBING

Sebanyak 85 gram daging kambing panggang mengandung kira-kira 122 kilokalori dimana 23,5 kalori berasal dari lemak (sebagi perbandingan, 85 gram daging sapi rendah lemak yang dipanggang mengandung 170 kalori dimana 63 kalori berasal dari lemak). Oleh karena itu daging kambing adalah daging rendah lemak yang dapat menjadi alternatif bagi daging merah lainnya seperti sapi atau domba. Daging kambing juga merupakan pilihan yang baik bagi mereka yang ingin diet dengan mengendalikan asupan kalorinya
Sumber Informasi:
USDA National Nutrient Database for Standard Reference, Release 19 (2006)
Food Shopping Counter (Natow and Heslin) 2006, The Fat Book (Bellerson) 2004.
Informasi Nutrisi Daging Kambing
* Daging kambing memiliki kandungan besi, kalium, dan thiamin yang lebih tinggi dibandingkan kebanyakan daging lainnya (Eastridge and Johnson, 1990). Lebih rincinya, 100 gram daging kambing mengandung 209 miligram kalium, 8,8 mikrogram selenium, dan 4 miligram seng.
* Daging kambing juga merupakan sumber protein hewan berkualitas tinggi dengan risiko absorbi kolesterol yang rendah (USDA).
* Meskipun susu kambing memiliki kandungan folat yang rendah, susu ini memiliki kandungan kalsium yang memadai dan merupakan alternatif bagi mereka yang alergi susu sapi.
Informasi Kandungan Lemak Daging Kambing
* Daging kambing memiliki kandungan lemak yang 50-65% lebih rendah dibandingkan daging sapi, namun dengan kandungan protein yang sama (USDA).
* Daging ini memiliki kandungan lemak jenuh yang 45% lebih rendah dari daging ayam dan 850% lebih rendah dibandingkan daging sapi (USDA).
* Kandungan kolesterolnya hampir sama dengan sapi, domba, babi dan ayam serta jauh lebih rendah dibandingkan beberapa produk susu, unggas dan produk laut (Pond dan Maner, 1984; Potchoiba et al., 1990; Stromer et al., 1966; Terrell et al., 1969; Park et al., 1991).
Sumber Informasi Tambahan:
- Devendra, C. 1988. The nutritional value of goat meat. Proceedings (IDRC-268e).
- Nutritive Value of Foods. 1981. Washington, D.C., U.S. Government Printing Office.
- Park, Y. W., M. A. Kouassi, and K. B. Chin. 1991. Moisture, total fat and cholesterol in goat organ and muscle meat. J. Food Science 56(5):1191.
Sumber : Civas.net
MANFAAT SUSU KAMBING

A. Tuberkulosis
TUBERKULOSIS atau TBC adalah penyakit paru-paru yang disebabkan oleh bakteri TBC (Mycobacterium tuberculosis).
Ciri-ciri penderita TBC antara lain batuk-batuk kronis, berkeringat pada malam hari, badan kurus dan lemah, serta batuk berdarah akibat terjadinya rongga di jaringan paru-paru yang menyebabkan pecahnya pembuluh-pembuluh darah di paru-paru.
Di samping itu, saat proses penyembuhan bisa terjadi pengapuran jaringan paru-paru yang bisa menyebabkan berkurangnya fungsi paru-paru dalam proses pernapasan. Gejala TBC antara lain badan kurus dan lemah, batuk-batuk, batuk berdarah, pembesaran kelenjar-kelenjar getah bening, sesak napas, gejala kekurangan gizi (malnutrisi) berat. Jika penyakit ini menahun atau kronis berat dan tidak terobati dengan baik, bisa menyebabkan kematian.
Selain dengan pengobatan secara medis, penderita TBC juga bisa disembuhkan dengan mengonsumsi susu kambing secara teratur, tetapi tetap melanjutkan pengobatannya secara medis.
Dari beberapa kasus yang ditangani penulis, seorang penderita TBC yang menjalani pengobatan secara medis dibarengi dengan mengonsumsi susu kambing secara teratur, setelah tiga bulan dan dilakukan pemeriksaan, tidak ada lagi bakteri TBC yang bercokol di tubuhnya.
Susu kambing mengandung fluorin yang tinggi dengan kadar 10-100 kali lebih tinggi daripada yang terkandung di dalam susu sapi. Unsur ini merupakan antiseptik natural yang mengandung elemen pencegah tumbuhnya bakteri di dalam tubuh.
Kehadiran fluorin akan meningkatkan daya tahan tubuh dan menekan aktivitas pertumbuhan bakteri, sehingga bakteri TBC tidak lagi berkembang dengan baik.
Susu kambing juga mengandung natrium yang tinggi. Dalam kasus penyakit TBC, salah satu pemicunya adalah malnutrisi. Dengan pemberian susu kambing secara rutin setiap hari, natrium yang terdapat di dalamnya berfungsi menghambat malnutrisi tersebut.
Dugaan orang yang menyatakan bahwa bakteri TBC bisa berkembang biak dalam susu kambing tidaklah benar. Hal ini sudah dibuktikan oleh Dr. Bernard Jensen, Ph.D, seorang nutritionis di Amerika yang meneliti manfaat susu kambing yang menjadi salah satu binatang ternaknya di ranch yang dibangunnya di Escondido, New Mexico, Amerika Serikat. Disebabkan kandungan gizinya, susu kambing bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh penderita TBC. Di samping itu, fluorinnya mencegah percepatan perkembangan bakteri TBC sebagai kerja antiseptiknya, memberi perlindungan jaringan paru-paru, serta memproteksi ginjal dan hati. Kandungan lemak dalam susu kambing berfungsi sebagai zat pembakar sehingga tubuh penderita menjadi hangar.
Dengan demikian, susu kambing ini mempunyai efek ganda, untuk perlindungan, pencegahan, sekaligus penyembuhan.
Pada tahun 2000, penulis mulai memanfaatkan susu kambing dalam program terapi pasien-pasien TBC di Poh Induk Kesehatan. Daerah Milner III Siliwangi, Jawa Barat, dengan hasil yang cukup menakjubkan. Rata-rata setelah 1 bulan pemberian OAT yang dibarengi dengan perubahan pola makan dan pemberian susu kambing sebanyak 150 cc per hari, tingkat kesehatan penderita mengalami perubahan.
Hal ini ditandai dengan nafsu makan yang membaik, batuk dan sesak napas berkurang, serta muka tidak tampak pucat lagi. Rata-rata setelah 5 bulan dengan pemeriksaan iridologi dan radiologi, jaringan paru-paru telah membaik dan proses kronis telah bergeser kembali ke arah penyembuhan. Pada iridologi tampak gambaran healingprocess, yakni proses yang terjadi di seluruh organ, tidak hanya paru¬-parunya. Di samping itu, tes di laboratorium memperlihatkan fungsi ginjal dan hati tidak mengalami kerusakan.
B. Asma
Penyakit asma sering dijumpai dengan ciri-ciri sesak napas. Asma dibedakan menjadi dua, yakni asma bronchial dan asma kardial. Asma bronchial adalah asma yang disebabkan keadaan tidak biasa pada bronchus yang merupakan penyakit tertentu. Gejalanya berupa sesak napas berjangkit-jangkit akibat kejang otot bronchus sehingga lubang bronchus menyempit (stenosis).
Asma kardial atau asma jantung adalah sesak napas yang disebabkan oleh penyakit jantung. Biasanya jantung kiri yang menjadi penyebab. Biasanya serangan terjadi pada malam hari.
Fungsi susu kambing dalam pengobatan asma adalah meningkatkan daya tahan tubuh. Hal ini bisa terjadi karena fluorin yang bersifat antiseptik sekaligus antialergi yang ada dalam susu kambing mengaktifkan kerja sel¬sel imunitas sehingga infeksi sekunder yang terjadi, terutama ketika daya tahan tubuh menurun, dapat dicegah.
Penderita asma sebaiknya rutin mengkonsumsi susu kambing sebanyak 150 cc per hari. Sebaiknya susu kambing diminum pada malam hari karena pemecahan kalori yang terjadi dapat menghangatkan tubuh, sehingga spasme bronchi akibat dinginnya udara malam atau dini hari, dapat dihindari. Pengobatan dengan susu kambing pada malam hari ini berhasil mencegah batuk-batuk yang mempermudah timbulnya serangan asma. Susu kambing juga berkhasiat mengencerkan lendir atau dahak sehingga dapat mencegah atau mengurangi serangan.
Selain minum susu kambing pada malam hari, penderita dapat pula mengonsumsi atau minum jus antialergi secara rutin pada pagi hari. jus antialergi tersebut bisa merupakan kombinasi 150 gram pepaya atau 100 gram nanas dengan 3 batang seledri atau 3 batang peterselli (parsley)
C. Asam Urat
Penyakit asam urat disebabkan kadar asam urat di dalam tubuh atau di dalam, darah berlebihan. Asam urat sendiri merupakan asam organik lemah yang berbentuk hablur putih, tidak berbau, tidak berasa, clan terbentuk sebagai zat hasil akhir katabolismus nukleoprotein. Katabolismus nukleoprotein adalah sejenis protein tersusun yang banyak terclapat dalam inti sel, berupa zat sampah yang dikeluarkan dari baclan oleh ginjal.
Plasma darah yang normal berisi 3,5-6 mg asam urat, sehingga jika kadar asam urat di dalam tubuh lebih dari itu, seseorang bisa dikatakan terkena penyakit asam urat.
Salah satu sebab meningkatnya kadar asam urat di dalam darah adalah malfungsi ginjal, yang berakibat ekskresi asam urat menjadi tidak lancar. Di samping itu, peningkatan produksi asam urat bisa disebabkan oleh konsumsi makanan yang banyak mengandung protein dan akhirnya terjadi peningkatan pembentukan purin.
Manfaat susu kambing secara, medis, baik kuratif maupun prefendf, dalam penyembuhan penyakit asam urat dapat digambarkan sebagai berikut. Di dalam susu kambing, baik yang berupa susu kambing segar, clabbered milk atau yogurt, maupun whey, tercdapat unsur mineral natrium (Na) dan klorida (Cl) yang tinggi. Kedua, unsur kimia tersebut membantu kerja ginjal dalam menyeimbangkan volume cairan danan elektrolit tubuh. Dengan pemberian susu kambing, keseimbangan asam dan basa tubuh bisa dipelihara, dengan baik sehingga komposisi kimia darah terjaga.
Selain mengonsumsi susu kambing, para penderita penyakit asam urat dianjurkan untuk mengubah pola makan, menghindari makanan yang mengandung purin tinggi, dan menghindari minuman beralkohol dan asam lemak. Minum air putih yang banyak atau minimum 8 gelas sehari dapat membantu mengencerkan cairan tubuh yang pada gilirannya akan mengencerkan asam urat terjadi peningkatan pembentukan purin.
Bagi penderita asam urat, beberapa minuman yang harus dihindari adalah minuman beralkohol seperti bir, wiski, anggur, tape dan tusk. Makanan yang harus dihindari adalah sea food seperti udang, remis, tiram, kepiting; berbagai jenis makanan kaleng seperti sarden, kornet sapi; berbagai jeroan seperti hate, ginjal, jantung, otak, paru, limpa, usus; dan buah-buahan tertentu seperti durian, alpokat, dan nangka masak. Sementara itu, makanan yang masih bisa dimakan, tetapi harus dikurangi porsinya adalah ikan sarden, daging kambing, daging ayam, daging sapi, tempe, emping, kacang, oncom, dan beberapa jenis sayuran tertentu seperti brokoli, bayam, kangkung, kol, dan jamur.
D. Anemia
Anemia merupakan penyakit kelainan badan yang diakibatkan oleh merendahnya kadar hemoglobin (Hb) sampai di bawah batas-batas nor¬mal. Biasanya jumlah eritrosit/mm3 darah dan nilai hematokrit ikut rendah. Hal ini disebabkan jumlah hemoglobin dalam darah berkurang, sehingga proses-proses fisiologis yang bertahan dengan hemoglobin akan terganggu. Anemia bisa pula disebabkan kehilangan darah dalam jumlah yang banyak akibat kecelakaan, karena ketidakmampuan tubuh memproduksi sel darah merah yang cukup, atau karena kelainan bawaan atau genetik (keturunan).
Ciri-ciri orang yang terkena anemia adalah kelihatan pucat, merasa lemas, cepat lelah, dan pusing-pusing. Orang yang normal kadar hemoglobinnya tidak banyak berubah karena adanya keseimbangan antara produksi dan destruksi eritrosit yang terus-menerus secara seimbang. Sementara itu, orang yang terkena penyakit anemia menunjukkan keseimbangan tersebut terganggu oleh suatu sebab.
Macam-macam anemia yang dibagi berdasarkan kelainan patofisiologis dan ukuran sel darah sebagai berikut.
a. Berdasarkan Patofisiologis
1. Pengurangan Produksi
* Sintesis hemoglobin, yakni iron deficiency atau kekurangan zat besi, thalasemia, dan anemia akibat penyakit-penyakit kronis.
* Sintesis DNA, yakni megaloblastic anemia.
* Stem cell, yakni aplastic anemia dan myeloproliferative leukemia.
* Infiltrasi sumsum tulang, beberapa keganasan seperti carnicoma dan lym¬phoma apkz4a sel darah yang murni.
2. Peningkatan Perusakan
* Blood loss atau kehilangan darah akut, seperti akibat kecelakaan lalu¬lintas dan perdarahan berat pada kasus-kasus kebidanan.
* Hemolysis intrinsic, membran (hereditary ipberogoosis dan e&ptogtosis), he¬moglobin (sickle cell anemia dan unstable hemoglobin), glycoylsis (pyruvate ki¬nase), dan oxidation (GOD defideng).
* Hemolysis extrinsic, immune (warm antibody dan cold antibody), microangiopbatic (thrombotic tbrombogtopenic purpura dan hemolytic uremic syndrome), glycolysis (pyruvate kinase), dan infeksi (clostridial) dan bypersplenism
b. Berdasarkan Ukuran Sel
1. Microcytic, yakni iron defiency, thalasemia, dan anemia akibat penyakit kronis.
2. Macrocytic, seperti megaloblastic anemia karena kekurangan vitamin B12 dan kekurangan folat; non-megaloblastic anemia karena myelodyplasma, che¬motherapy, penyakit hati, increased reficulocytosis, dan myxedema; dan nor¬mocytic.
Penyebab anemia paling banyak adalah dari kelompok iron deficiency anemia, yang disebabkan hal-hal berikut ini.
1. Deficient diet, yakni diet dengan gizi buruk dan tidak adekuat.
2. Absorpsi yang berlebihan.
3. Kebutuhan yang meningkat, seperti saat kehamilan dan menyusui.
4. Kehilangan darah akut, seperti perdarahan usus, kelainan haid, dan donor darah yang berulang.
5. Haemoglobinuria.
6. Iron sequestration, yakni pulmonary haemosiderosis.
Selama ini, di antara keenam penyebab tersebut, yang paling potensial adalah kehilangan darah yang masif. Di antaranya karena kecelakaan yang menyebabkan perdarahan organ-organ dalam perut dan usus, perdarahan pada organ reproduksi akibat persalinan dengan kelainan, kelainan haid, dan donor darah yang berulang.
Anemia hanya suatu gejala yang ditandai dengan adanya penurunan kadar hemoglobin (Hb) di dalam darah yang penyebabnya bermacam¬macam. Dengan demikian, pengobatan yang harus dilakukan kepada pasien penderita anemia harus disesuaikan dengan penyebabnya. Transfusi darah hanya akan membantu memperbaiki kadar hemoglobin, terutama dalam keadaan akut agar penderita tidak mengalami kekurangan oksigen (Hipoksia) yang sangat diperlukan oleh jaringan tubuh, khususnya jaringan otak.
Selanjutnya, pemberian zat besi dan asam folat memerlukan pemeriksaan yang teliti agar tidak sampai terjadi kesalahan terapi yang dapat mengngakibatkan hemosiderosis (iron overload) yang justru membahayakan pasien. Zat besi dan asam folat jauh lebih baik yang berasal dari bahan makanan dibandingkan dengan yang dibuat secara sintetis atau artifisial.
Fungsi susu kambing dalam pengobatan penyakit anemia sama dengan fungsi pada pengobatan thalasemia.
E. Osteoporosis
Osteoporosis adalah penyakit yang banyak diderita oleh orang yang sudah tua, terutama kaum perempuan. Penyakit ini terjadi karena berkurangnya kalsium dalam tubuh, sehingga tubuh mengambil kalsium dalam tulang yang menyebabkan tulang menjadi rapuh.
Kandungan kalsium (Ca) yang terdapat dalam susu kambing adalah sebanyak 133 mg per 100 cc susu kambing dan potasium 204 mg. Jika seorang penderita osteoporosis setiap hari mengonsumsi susu kambing sebanyak 150 cc per hari, penyembuhan penyakitnya akan terbantu. Sementara itu, untuk pencegahan atau bagi yang belum terlanjur kekurangan kalsium, susu kambing bisa diminum secara rutin setiap hari 1 kali dengan dosis 150 cc sekali minum. Lebih bagus lagi jika mengonsumsi yogurt 200 per hari, terutama untuk para lansia (orang yang sudah lanjut usia) yang kadar asam lambungnya sudah berkurang
F. Kudis
Penyakit kudis disebabkan sejenis tungau yang menimbulkan rasa gatal. Rasa gatal ini menimbulkan keinginan untuk menggaruknya, sehingga terjadi infeksi sekunder di kulit. Penyakit kudis selain menyerang manusia juga bisa menyerang hewan peliharaan. Penularannya bisa melalui kontak langsung antara penderita dan sesamanya atau bisa juga karena tertular oleh hewan peliharaan.
Penggunaan susu kambing untuk pengobatan penyakit kudis sudah diterapkan oleh MD Superintendent General Hospital Toledo di Ohio, Amerika Serikat, yakni oleh Dr. George Smith. Dalam pengobatan itu, beberapa anak yang terkena kudis dan mengonsumsi susu kambing secara teratur menunjukkan kemajuan yang signifikan.
Susu kambing menyembuhkan penyakit kudis karena mengandung fluorin yang berfungsi sebagai antiseptik sekaligus antialergi. Selain fluorin, susu kambing juga mempunyai nilai bakterisid yang tinggi sehingga dapat mencegah infeksi jamur (candidiasis), menghilangkan gatal-gatal di dubur, clan menyembuhkan infeksi vagina.
G. Alergi Susu Sapi
Disebabkan sesuatu hal, tidak sedikit bayi yang baru lahir tidak bisa disusui oleh ibunya. Alternatif yang dilakukan adalah dengan memberi susu sapi sebagai pengganti ASI. Namur, tidak semua bayi mampu mencerna susu sapi dan jika dipaksakan akan mengalami alergi. Bagian yang terserang alergi ini adalah saluran pencernaan, saluran pernapasan, dan kulit. Gejala yang sering timbul karena alergi terhadap susu sapi adalah muntah-muntah, diare, penyerapan nutrisi yang kurang sempurna, asma, bronkitis, migren, dan hipersensitif.
Gejala patologis yang terlihat pada bayi yang terserang alergi terhadap susu sapi adalah ditemukannya iritasi usus halus, pertambahan bobot badannya lambat, serta feces yang berlebihan dan berbau khas. Bayi dan anak-anak yang alergi terhadap susu sapi jika masih dipaksa mengonsumsinya akan terserang reaksi pembesaran lamina propia serta peningkatan permeabilitas molekul makro dan aktivitas elektrogenik lapisan epitel
Kelebihan susu kambing adalah komposisinya yang mendekati ASI serta butiran lemak dan proteinnya lebih halus dibandingkan dengan susu dari binatang mamalia lainnya, sehingga lebih mudah dicerna oleh tubuh. Pemberian susu kambing kepada bayi dan anak-anak yang alergi terhadap susu sapi menunjukkan hasil yang bagus dan alerginya berangsur-angsur menghilang. Susu kambing yang dianjurkan untuk diberikan kepada anak¬anak yang alergi terhadap susu sapi adalah susu kambing dalam bentuk bubuk. Hal ini disebabkan panas yang digunakan selama proses pembuatan susu bubuk bisa mengubah struktur dasar protein dengan cara menurunkan tingkatan alerginya. Sementara itu, biang keladi alergi susu sapi diduga karena protein susunya. Selain susu kambing dalam bentuk tepung (bubuk), pemberian susu kambing dalam bentuk yogurt lebih baik daripada susu segar. Dosis yang diberikan adalah 50-100 cc per hari.
Manfaat susu kambing sebagaimana yang telah diuraikan merupakan hasil penelitian beberapa ahli di berbagai negara yang telah mengonsumsi susu kambing sebagai bagian dari menu makanannya. Demikian juga penderita asma kronis dan beberapa kasus lainnya yang pernah dan sedang ditangani sampai saat ini, seperti rematik akibat asam urat tinggi, beberapa kasus dengan diagnosis thalasemia, atau anemia akibat penyakit-penyakit darah lainnya, rata-rata merasakan khasiat susu kambing setelah mengonsumsinya selama 1 bulan secara rutin dan teratur.
Untuk pengobatan, dari semua bentuk susu kambing, yakni susu segar, yogurt, tablet, dan susu kambing bubuk, diperoleh bukti bahwa susu kambing segar dan yogurt mempunyai reaksi dan khasiat terbaik
Minggu, 14 Maret 2010
KHASIAT SUSU KAMBING

Susu kambing – yang merupakan salah satu minuman kesukaan Rasulullah SAW; ternyata memiliki banyak sekali keunggulan. Diantaranya :
· Proteinnya bertekstur lembut dan efek laksatifnya ringan, tidak menimbulkan diare bagi yang meminumnya. Bagi Anda atau anak Anda yang diare bila minum susu, cobalah cari susu kambing ini.
· Lemaknya mudah dicerna
· Mempunyai antiseptik alami yang dapat membantu menekan pertumbuhan mikroorganisme yang merugikan tubuh.
· Bergizi tinggi dan mudah diserap oleh tubuh. (Ini nampaknya yang dimaksud oleh QS 16 : 66).
· Membantu menyembuhkan penyakit-penyakit : TBC, Bronchitis, Asma, Alergi kulit, Asam Urat, Diabetes dlsb.
· Mempunyai efek anti kanker.
· Meningkatkan kecerdasan anak.
· Mencegah terjadinya osteoporosis.
· Dlsb. dlsb.
Selain berbagai kelebihan dalam hal produk susunya tersebut; ternyata susu kambing juga berpeluang untuk lebih bisa disebar luaskan secara segar ke seluruh masyarakat. Selain susunya dalam kondisi segar mampu bertahan lebih lama; kambing susu dapat hidup dan memproduksi susu secara optimal baik di daerah dataran rendah maupun dataran tinggi.

Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum daripada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara kotoran dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya. (QS 16 : 66)
Lantas mengapa kita mengganti minuman murni yang bersih dan mudah dicerna tersebut dengan minuman yang kita tidak tahu lagi isinya ? tidak hanya susu tetapi juga berbagai bentuk soft drink-nya ?
Bayangkan kalau jutaan penduduk Indonesia lebih suka minum susu segar; akan ada pekerjaan bagi berjuta peternak sapi atau kambing perah di Indonesia , keberadaan mereka tidak akan pernah bisa digantikan oleh produsen susu bubuk yang harus impor 70% susu bubuknya dari berbagai negara lain. Bukan saja peternak yang diuntungkan, tetapi juga petani-petani yang menanam rumput dan berbagai makanan ternak lainnya, para loper susu segar dan berbagai kesempatan kerja lainnya.
Kalau kita jadikan gerakan nasional, maka gerakan minum susu segar ini tidak hanya akan menyehatkan badan kita tetapi juga akan menyehatkan ekonomi kita. Sebagaimana kebenaran Al-Qur’an yang kita yakini berlaku sampai akhir zaman, maka minum susu segar (karena di ‘resep’kan di dalam Al-Qur’an) mestinya juga tetap baik dan bermanfaat sampai akhir zaman. Ramuan minuman yang formulanya dibuat oleh Sang Maha Pencipta, pasti lebih baik dari minuman apapun yang formulanya buatan makhluk yang penuh segala macam kelemahan.
Nah sekarang ada produk minuman yang sangat bagus, namanya susu segar; kini tantangannya ada pada pegusaha dan calon pengusaha muslim untuk mewujudkan segala system distribusi, pemasaran, penanganan pasca panen dlsb. untuk menangani produk yang satu ini sehingga dapat kembali menjadi minuman pilihan kita.
sumber:www.geraidinar.com

Tidaklah Allah mengutus seorang nabi kecuali telah menggembalakan kambing”. Lalu para sahabat beliau bertanya: “Demikian juga engkau?” Beliau menjawab: “Ya, Aku dahulu menggembalakan kambing milik seorang penduduk Mekkah dengan imbalan beberapa qiraath.” (HR. Bukhori dan Muslim)
Para ulama umumnya menafsirkan hadits tersebut dengan menguraikan beberapa kebaikan dari penggembalaan kambing, diantaranya adalah : melatih kesabaran, mengembangkan sifat tawadhu, kasih sayang terhadap yang lemah, cinta usaha dan mandiri, membangun kekuatan jasmani, membangun keberanian , mengembangkan managerial skills dlsb.
· Kambing setiap tahun beranak, sekali beranak bahkan sering tidak hanya satu – kadang dua bahkan ada yang sampai empat. Ambil angka terendahnya 1; ambil pula risiko kematiannya 1/10 anak kambing. Maka setiap tahun satu kambing menghasilkan 0.9 kambing; diambil lagi biaya pemeliharaannya 50%-nya maka masih menghasilkan 0.45 satuan kambing.
Jadi jelas bahwasanya memelihara kambing seperti yang dilakukan oleh para nabi, sesungguhnya tetap relevan sampai di jaman ekonomi modern saat ini sekalipun.
Bukan hanya dari sisi pertumbuhan asset yang berkelanjutan (sustainable growing asset) berupa kambing ini sendiri, tetapi manfaat lain yang sangat besar yang bisa dihasilkan oleh industri perkambingan ini yang seharusnya juga mendapatkan perhatian kita semua. Diantara manfaat ini adalah :
· Susunya adalah minuman yang bersih dan sehat.
· Kotorannya adalah salah satu bahan pupuk organic yang paling baik.
· Kulit dan bulunya menjadi bahan baku industri/kerajinan yang berkelanjutan.
· Pemeliharaannya menciptakan lapangan kerja yang sangat luas.
· Tidak dibutuhkan modal besar untuk memulai memelihara kambing.
· Dlsb.dlsb.
Dengan nilai ekonomi yang begitu tinggi dari industri perkambingan ini; tidak heran negeri jiran yang lebih teliti melihat peluang – tanpa kita sadari mengambil ribuan kambing kita setiap tahunnya. Bahkan kamping Peranakan Etawa (PE) yang sesungguhnya bisa menjadi unggulan kambing Indonesia dengan Purworejo sebagi sentral produksinya – kini kambing tersebut mudah sekali dijumpai dalam skala besar di peternakan-peternakan kambing negeri jiran.
Hanya saja jangan harap kita menemui istilah kambing PE disana, kambing yang asalnya dari Purworejo ini di negeri jiran telah berubah nama menjadi kambing serawak. Kita tidak bisa menyalahkan siapa-siapa untuk ini, karena ternak unggulan ini tidak mendapatkan perhatian yang semestinya dari pihak yang berwenang disini – maka tidak heran ternak unggulan ini kini di-openi dan dikembangkan orang lain.
sumber:www.geraidinar.com
(www.geraidinar.com)
Sabtu, 13 Maret 2010

ternyata tidak semudah membalikkan telapak tangan
1 lagi masalah yang saya hadapi saat ini adalah anakan kambing senduro saya saat ini ada yang dengan sangat berat hati harus diamputasi ekornya,masalah itu saya prediksikan karena si cempe mungkin terinjak oleh induknya.awalnya memang terlihat biasa,namun lambat laun mungkin penanganan yg kami lakukan kurang cepat,hingga mengakibatkan luka pada ekor anakan kambing kami semakin melebar,dan akhirnya harus diamputasi...... mudah2an kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi kita semua agar harus lebih hati2 dalam menjaga kambing pekiharaan kita,khususnya kambing yang baru lahir.
mudah2an ini tidak mempengaruhi semangat saya dalam maengembangkan usaha peternakan kambing ini.saya minta doanya dari teman2 semua,agar masalah2 yg saya hadapi dapat lekas saya atasi.amin
Langganan:
Postingan (Atom)








